PAREPARE – Keluhan warga terkait aksi balap liar menjadi perhatian Polres Parepare setelah masyarakat Kelurahan Mallusetasi menyampaikan aspirasi dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN), Jumat (9/10/2026).
Warga meminta kepolisian meningkatkan patroli untuk mengantisipasi balap liar yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keamanan lingkungan. Menanggapi keluhan tersebut, Polsek KPN menyatakan akan tetap melaksanakan patroli secara rutin di wilayah hukumnya.
Aspirasi itu disampaikan Khaerun Aminuddin saat berdialog dengan jajaran Polsek KPN di Aula Kantor Kelurahan Mallusetasi, Jalan Karaeng Burane, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, sekitar pukul 09.00 Wita.
Khaerun berharap kehadiran polisi di lapangan dapat ditingkatkan, terutama untuk mencegah aktivitas balap liar yang meresahkan masyarakat.
Menanggapi permintaan tersebut, Kanit Binmas Polsek KPN, IPDA Abd Wahid, S.H., mengatakan masukan warga menjadi perhatian kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Terima kasih banyak atas masukannya. Kami akan rutin melaksanakan kegiatan patroli dan tetap melakukan patroli seperti yang Bapak maksud,” ujar Abd Wahid dalam dialog tersebut.
Keluhan mengenai balap liar menjadi salah satu persoalan keamanan yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Bagi warga, patroli kepolisian diharapkan tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan, tetapi juga mampu mencegah potensi pelanggaran sebelum menimbulkan masalah yang lebih besar.
Melalui Polsek KPN, Polres Parepare membuka ruang komunikasi dengan masyarakat untuk mengetahui persoalan yang membutuhkan perhatian di tingkat lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Abd Wahid mengajak warga agar tidak ragu menyampaikan keluhan maupun informasi mengenai gangguan keamanan. Komunikasi langsung, menurut dia, diperlukan agar kepolisian dapat memahami situasi yang dihadapi masyarakat sekaligus mengevaluasi pelayanan.
Selain balap liar, warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian dan penipuan daring.
Masyarakat diminta memastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan. Pengendara juga diimbau tidak meninggalkan kunci kontak pada kendaraan yang diparkir guna mengurangi risiko pencurian.
Sementara itu, dalam menghadapi penipuan melalui media sosial maupun pesan singkat, warga diharapkan memeriksa kebenaran informasi dan tidak mudah percaya terhadap tawaran yang mencurigakan.
Kepolisian turut mengingatkan pentingnya patroli blue light untuk mendukung pemeliharaan keamanan wilayah. Warga yang mengetahui atau mengalami gangguan kamtibmas dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 atau melaporkan kejadian ke kantor polisi terdekat.
Kegiatan Jumat Curhat tersebut dihadiri Lurah Mallusetasi Andi Muhlis, S.E., M.M., Bhabinkamtibmas Kelurahan Mallusetasi AIPDA Muh. Nasir Cunnu, serta warga setempat. Sekitar 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin juga mengikuti pertemuan itu.
Dalam dialog tersebut, kepolisian menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Informasi dari warga dinilai dapat membantu polisi mengenali persoalan yang muncul di lapangan dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.
Polsek KPN juga menyampaikan arah kerja Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K., yang menekankan pentingnya personel Polri bermoral, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat.
Prinsip tersebut menjadi landasan bagi personel untuk menjalankan tugas sesuai aturan, menjaga etika, serta membangun komunikasi dengan warga dalam menyelesaikan persoalan keamanan.
Namun, bagi masyarakat yang menyampaikan keluhan, tindak lanjut di lapangan menjadi hal penting. Permintaan peningkatan patroli terhadap balap liar di Mallusetasi kini menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Melalui dialog ini, Polres Parepare melalui Polsek KPN diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dengan masyarakat, sehingga gangguan keamanan bisa diantisipasi lebih dini dan warga dapat beraktivitas dengan aman.
Partisipasi masyarakat juga diperlukan, baik dengan melaporkan kejadian yang mencurigakan maupun menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.



















